INDAHNYA EKOSISTEM TERUMBU KARANG DI WILAYAH PANTAI BIDUK-BIDUK


INDAHNYA EKOSISTEM TERUMBU KARANG DI WILAYAH PANTAI BIDUK-BIDUK
Muhammad Ilham Febrian Nuur
(08161050)
            Kawasan pesisir pantai biduk biduk yang dimana terletak di Kecamatan Biduk Biduk terdapat enam desa didalamnya yaitu Tanjung Harapan,Tanjung Perepat,Biduk Biduk,Giring Giring,Teluk Sulaiman dan Teluk Sumbang,adapaun juga berbatasan dengan Kecamatan Batu Putih di sebelah barat,Kabupaten Kutai Timur sebelah selatan,serta Laut Sulawesi sebelah utara dan timur.Pada kawasan ini memiliki berbagai potensi sumber daya alam yang sudah sangat langka salah satunya ialah terumbu karang.Seperti yang diketahui saat ini bahwa potensi sumber daya alam terutama terumbu karang sudah terancam dikarnakan kegiatan seperti penangkapan ikan dengan cara yang illegal,konversi mangrove yang semena-mena dan pemburuan satwa laut yang dilindungi seperti penyu serta polusi di perairan.Disini saya akan mengenalkan tentang ekositem terumbu karang yang ada di kawasan Biduk Biduk.
Gambar 1 Kawasan Pesisir Pantai Biduk Biduk
Sumber:Survei Sekunder
Fenomena ekosistem pesisir pada terumbu karang di Biduk Biduk terjadi dikarnakan faktor-faktor endapan-endapan berupa kalsium karbonat (CaCO3) yang di hasilkan dari hewan-hewan karang seperti (Phylum Cnidaria,Ordo Scleractinia),jenis alga berkapur (calcareus alga) juga organisme penghasil kapur lainnya contohnya sponge,molluska dan foraminifera,ditambah lagi perairannya memiliki gelombang air yang cukup tenang menjadikan pengembangan terumbu karang disana semakin bagus.Khususnya pada kondisi terumbu karang di sekitar wilyah Teluk Sulaiman dan Pulau Kaniungan besar memiliki tutupan substrat yang keras dimana mecapai 70% dikombinasikan antara karang keras dan karang lunak.Adapun berdasarkan pengamatan yang dilakukan bahwa ekosistem terumbu karang di kawasan Biduk Biduk menunjukkan keadaan kondisi karang dengan penutup rata-rata antara 0-25% dibeberapa titik dimana memiliki persentase penutup antara 50-75% ini terdiri dari karang lunak dan karang keras.Dari informasi yang di dapatkan hal ini dikarnakan adanya sebuah ancaman dari penggunaan bom dan alat tangkap tidak ramah lingkungan contohnya jarring dasar yang dipergunakan di wilayah terumbu karang,serta dengan tingginya sedimentasi yang muncul akibat pembuangan limbah rumah tangga oleh penduduk disekitar pesisir pantai.Inilah yang nantinya menjadi masalah untuk ekositem terumbu karang yang ada di kawasan pesisir pantai Biduk Biduk,karna kurangnya kesadaran masyarakat di daerah tersebut dapat menjadikan ekosistem pantai

menjadi rusak dan tidak dapat lagi dinikmati keindahannya (Anisa,2013).

Gambar 2 Terumbu karang di kawasan pesisir pantai Biduk Biduk
Sumber : Survey Sekunder
           
            Di lihat dari kondisi aslinya bahwa ekosistem terumbu karang yang ada di kawasan pesisir Biduk Biduk sudah semakin teracam tidak hanya dari penggunaan bom dan limbah rumah tangga,namun ada faktor lain yang mempengaruhinya perubahan garis pantai,kenaikan muka air laut,gelombang dan pasang surut.Apabila dilihat dari jurnal ataupun artikel yang ada pengaruh ancaman terbesar pesisir pantai Biduk Biduk ialah seperti ada pembukaan perkebunan kelapa sawit dan  pabrik semen kepada PT Semen Alam Bhana Lestari Resources,inilah yang sebenarnya sangat mengancam ekosistem terumbu karang yang ada di wilayah pesisir Biduk Biduk.Walaupun ada sebuah kebijakan ekonomi dimana untuk mengedepankan pembangunan infrastruktur termasuk kebutuhan proyek nasional yang tertuang dalam RPJM dan Peraturan Pemerintah Nomor 14 tahun 2015 tentang Rencana Induk Pembangunan Industri Nasional (RIPIN) 2015-2035,justru ini semua akan merusak keberadaan dan kelestariaan terumbu karang juga karst di wilayah pesisir Biduk Biduk (Jurnal elshinta.com,2016).Di wilayah Biduk Biduk tidak hanya terumbu karangnya saja yang indah namun banyak fenomena lainnya yang dapat memuaskan mata dan hati kita.Disana juga terdapat biota laut yang sangat beragam-ragam,keanekaragaman terumbu karang di daerah perairan Biduk Biduk dapat mencapai 150 jenis terumbu karang, dan jenis ikan yang ada di kawasan Biduk Biduk mencapai 165 jenis ikan.Adapun di daerah perairan tersebut terdapat jenis biota laut lainnya seperti pari manta,lumba-lumba,hiu,berang-berang-berang dan beberapa jenis paus juga penyu hijau serta penyu sisik,yang dapat kita lihat atau temukan di kawasan perairan Biduk Biduk (Anisa,2013).
Di kawasan pesisir pantai Biduk Biduk terdapat juga daerah perairan yang dimana air tersebut memiliki dua rasa yaitu asin serta tawar disana juga memiliki airnya sejernih cermin,nama daerah tersebut ialah Labuan cermin masih termasuk satu kawasan perairan.Disana memiliki keunikan atau fenomena yang dapat di bilang sangat menarik perhatian para masayarakat dalam daerah maupun luar daerah.Kejadian ini disebabkan karna adanya pembentukan estuaria berstratifikasi sempurna atau nyata cirinya ialah adanya Batasan yang jelas antara air tawar dan air asin.Air tawar dari sungai merupakan lapisan atas dan air laut menjadi lapisan bawah (Dahuri, 2004; Efrieldi, 1999).
Gambar 3 Labuan Cermin Biduk Biduk
Sumber:Survei Sekunder,2018
Dari semua fenomena keindahan yang ada pastinya berdampak kepada lingkungan sekitar,semua ekositem terumbu karang yang ada di kawasan pantai Biduk Biduk pastinya dijadikan tempat wisata dimana untuk meningkatkan perekonomian yang ada di kawasan tersebut.Keindahan di kawasan Biduk Biduk ini harus tetap di jaga karna dengan keindahan inilah masyarakat disana memiliki ciri khas dan dari keindahan fenomena ini pula dapat membantu perkembangan ekonomi masyarakat di kawasan tersebut.Adapun saran dari saya sendiri kawasan indah yang dimiliki Kalimantan Timur ini harusnya selalu kita jaga bersama karna ini adalah aset alam yang sangat langka nantinya,apabila di salah gunakan akan mengakibatkan dampak buruk bagi ekositem perairan maupun ekosistem masyarakat yang ada di sekitar kawasan tersebut,maka dari itulah harus ada kebijakan dari pemerintah pusat agar lebih ditekankan lagi perlindungan atau pelestarian ekosistem perairan di kawasan pantai Biduk Biduk agar tetap menjadi daya tarik bagi wisatawan negara maupun mancanegara (Jurnal elshinta.com,2016).

           

DAFTAR PUSTAKA
The Nature Conservancy. 2012. Laporan Sosioekonomi dan Biodiversity Labuan Cermin, Desa BidukBiduk, Kecamatan Biduk-Biduk, Kabupaten Berau. The Nature Conservancy. Berau.

Dahuri Rokhmin, dkk. 2004. Sumber Daya Wilayah Pesisir dan Laut. Jakarta : PT. Pradnya Paramita.




Komentar